Minggu, Anak yang Sendirian Itu
Hanya satu kata yang aku ingat dari namanya, Minggu. Nama lengkapnya aku lupa. Bapaknya Bali, ibunya Lombok. Keduanya sudah bercerai. Minggu kini hanya bersama bapak dan adiknya di gubuk reot mereka. Minggu adalah juga nama hari saat aku mengenalnya pekan lalu. Ketika aku akhirnya bisa menyempatkan diri turun ke bawah jembatan di Tukad Unda, Klungkung usai pulang liputan di Karangasem.
Ini niat lama yang terus tertunda. Turun dari jalan raya besar untuk menyusuri galian C sepanjang sisa sungai tersebut. Sekadar lewat atau menyapa mereka yang menggantungkan hidup di sana. Dan, Minggu adalah salah satu di antara ratusan orang yang bekerja dan tinggal di sana. Mereka tinggal di bedeng-bedeng kecil, mungkin tak sampai 3 x 3 meter persegi.
Aku menemuinya di antara deru mesin penghisap pasir. Dia bermain sendirian tanpa teman sepantaran. Temannya adalah pasir, air, serta deru mesin penghisap pasir dan truk yang mengangkut pasir demi pasir. Lalu selebihnya adalah sepi ketika malam sudah datang..
*Catatan di hari Minggu untuk Minggu yang kukenal tepat seminggu lalu..



















wew… ibunya ngelahirin hari minggu ya? makanya dikasih nama Minggu?
Reply
antonemus Reply:
November 21st, 2008 at 9:57 am
sepertinya sih begitu..
Reply
mas, ini tukad yang di baypass yg ada jembatan gede2 itu ya??
*nggak tau yang namanya tukad unda…yg mana yaa??
Reply
antonemus Reply:
November 21st, 2008 at 10:03 am
ya. yg di jalan IB Mantra itu, di tukad unda..
Reply
back to reality.. beginilah hidup..
Reply
antonemus Reply:
November 21st, 2008 at 10:05 am
berarti pasrah begitu saja?
Reply
apa ini potret kehidupan yg sebenarnya…
Minggu, tanpa teman dan sahabat…
Reply
antonemus Reply:
November 21st, 2008 at 10:08 am
ini kehidupan sebenarnya. yg mungkin kita belum tahu bahwa mereka ada..
Reply
kenapa musti minggu siy om???
Reply
antonemus Reply:
November 21st, 2008 at 10:10 am
kalo bowo kan udah bisa ngeblog. jd gak perlu kutulis kan?
Reply
Minggu ? ups maaf. saya jadi ingat piaraan mertua, yang diberi nama Minggu. tidak lain dan tidak bukan karena si piaraan gak isa gonggongin orang lewat alias bisu. Jadi sepi, kayak hari Minggu.
Maaf Om.
Reply
antonemus Reply:
November 21st, 2008 at 10:19 am
ah, dasar bli pande ndak baik. masa ngomongin anak tanpa teman tiba2 ingat piaraan mertua. :p
Reply
wah menyentuh hati sekali abang ini
Reply
antonemus Reply:
November 21st, 2008 at 10:22 am
makasih..
Reply
Semoga dia tetap survive..! Walau bagaimanapun kehidupannya..
Reply
antonemus Reply:
November 21st, 2008 at 10:24 am
amin..
Reply
salam bergabung ya mas..
Reply